KSP MITRA DHUAFA (KOMIDA); DIGITALISASI KOPERASI SIMPAN PINJAM BAGI EMAK-EMAK PEDESAAN

Percepatan teknologi yang deras menghujani di masa kini, semakin menuntut manusia untuk cakap dan selalu aktual dalam menghimpun informasi juga kecanggihan teknologinya.

Sebagai rasa kesadaran dari lembaga, teknologi menjadi sebuah tuntutan yang harus ada. Oleh karenanya, KSP Mitra Dhuafa sejak tahun 2010 telah memulai digitalisasi dalam kegiatan operasional Koperasi dan sistem pelaporan keuangan yang aktual dengan diadakannya MDIS. Adanya MDIS ini sangat membantu percepatan dalam pelaporan dari berbagai cabang KOMIDA di Indonesia. Jika sebelumnya seluruh karyawan harus bergadang semalaman, dengan adanya digitalisasi berupa sistem digital terpadu (MDIS) karyawan tidak lagi berlarut-larut dalam menuntaskan tugas pelaporannya.

Hal ini sebagai jawaban dan tantangan bagi KOMIDA bahwa Koperasi mampu bersaing secara menyeluruh dalam pengembangan teknologi. Tidak heran berbagai perusahaan pun mengapresiasi dan tentunya dengan adanya MDIS ini menjadi simbol kepercayaan (trust) bagi seluruh stakeholder KSP Mitra Dhuafa, yang tentunya berimbas pada meljitnya penanaman modal usaha dan semakin kokohnya KOMIDA dalam melayani anggota.

Kekuatan Koperasi adalah kekuatan bersama, dimana anggota memiliki hak yang sama dalam menyuarakan inovasi untuk peningkatan kwalitas baik secara sistem kerja, maupun sumber daya manusia yang mumpuni.

Tidak hanya itu, sedari awal KSP Mitra Dhuafa memiliki komitmen selain menjadi aktor pendorong kesejahteraan kaum perempuan berpenghasilan rendah, KOMIDA juga menjadikan generasi milenial sebagai aktor utama dalam sebagai mediator pengentas kemiskinan. Para Pemuda- pemudi lah yang berperan aktif sebagai aktor pada Koperasi Mitra Dhuafa ini, sebagai catatan, terdapat 4600 karyawan KSP Mitra Dhuafa (KOMIDA) dimana 90% dari golongan milenial dengan rentang umur 18-37 tahun.   Setelah 15 tahun melayani, KSP Mitra Dhuafa selalu berinovasi, seiring perkembangan zaman, terlebih di era industry 4.0, KOMIDA memulai terobosan baru dalam pelayanan anggota. Dimulai tahun 2020 akhir KOMIDA mulai memfasilitasi karyawan dengan tablet.



Dengan nama MDIs Mo (MDIS mobile) yang mulai dihadirkan pada tahun 2019-2020, meski masih sebagai Pilot Project, namun ternyata antusias karyawan begitupun anggota sangat positif. Hingga pertengahan bulan September 8 Kantor cabang telah mulai menggunakan MDisMo sebagai aplikasi dan pelayanan terhadap anggota. Adapun kantor cabang yang telah menggunakan teknologi ini ialah; Klapanunggal, Cileungsi, Cariu, Rawamerta, Telukjambe, dan Rengasdengklok. Terhitung 84 karyawan yang memanfaatkan teknologi ini. Tidak tanggung-tanggung, pada akhir Agustus 2021, KOMIDA telah membeli 500 unit tablet tambahan untuk disebarkan ke kantor cabang yang sudah siap. Hingga akhir Desember Pilot Project ini akan mampu menembus 50  kantor cabang yang bisa menggunakan ssstem MDis mo ini.

Komitmen KSP Mitra Dhuafa (KOMIDA) tetap setia melayani anggota dengan sepenuh hati, terlebih di era industry 4.0, memfasilitasi emak-emak dengan pelayanan berbasis teknologi akan semakin memudahkan transaksi secara transparan, aktual dan akuntabel.



Leave a Reply