Ziarah Mekkah-Madinah 2025, Perjalanan Spiritual Menuju Tanah Suci
- October 21, 2025
- Posted by: komida
- Categories: Artikel, Berita dan Artikel, Inspirasi
KOMIDA Kembali Berangkatkan 21 Karyawan dan Anggota untuk Umroh 2025

Oktober 2025 menjadi bulan penuh keberkahan bagi keluarga besar KSP Mitra Dhuafa (KOMIDA). Sebanyak 21 karyawan dan anggota terpilih resmi diberangkatkan untuk menunaikan ibadah umroh, sekaligus ziarah ke makam Rasulullah Muhammad SAW di Madinah. Kegiatan ini merupakan wujud apresiasi tertinggi KOMIDA kepada insan-insan yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian luar biasa dalam perjalanan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan di desa-desa Indonesia.
Program Umroh KOMIDA yang telah berjalan selama sembilan tahun ini kini memasuki babak baru di 2025, menegaskan komitmen koperasi ini bukan hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga pembinaan spiritual dan kesejahteraan batin.
Suasana Umroh di Bulan Oktober: Harmoni Langit dan Hati
Bulan Oktober 2025 dikenal sebagai salah satu waktu yang istimewa untuk melaksanakan umroh. Suhu di Mekkah dan Madinah mulai sejuk setelah musim panas panjang, menghadirkan udara hangat namun bersahabat. Dalam suasana ini, para jamaah KOMIDA menjalani ibadah dengan khusyuk dan penuh rasa syukur.

Langit Arab yang cerah, udara pagi yang lembut, serta lantunan doa dari ribuan jamaah dari berbagai penjuru dunia, menjadi lukisan spiritual yang menyatukan seluruh semesta dalam kalimat “Labbaik Allahumma Labbaik.”
Bagi para jamaah KOMIDA, langkah demi langkah di tanah suci bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan jiwa—sebuah panggilan yang membangunkan kesadaran akan makna pengabdian dan pelayanan kepada sesama.
Dari Koperasi untuk Kemanusiaan

KOMIDA, yang lahir dari semangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah, terus menegaskan nilai-nilai keikhlasan, gotong royong, dan keberkahan bersama. Melalui program umroh ini, KOMIDA ingin menunjukkan bahwa keberhasilan sejati bukan hanya diukur dari angka, tetapi juga dari seberapa banyak kebahagiaan yang bisa dibagikan.
Para karyawan dan anggota yang berangkat tahun ini merupakan sosok-sosok inspiratif — mereka yang tanpa lelah mendampingi anggota, menggerakkan ekonomi lokal, dan menjaga semangat koperasi tetap hidup hingga ke pelosok negeri.
Melalui langkah kaki yang menyentuh Tanah Suci, KOMIDA menegaskan kembali bahwa kekuatan koperasi bukan hanya di angka pertumbuhan ekonomi, tetapi di nilai kemanusiaan dan spiritualitas yang mendasarinya.
Setiap doa yang terlantun di depan Ka’bah, setiap ziarah di makam Rasulullah Muhammad SAW, adalah doa bagi Indonesia — agar semakin banyak masyarakat yang tumbuh bersama melalui semangat gotong royong dan keberkahan koperasi.

KOMIDA percaya, perjalanan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru pemberdayaan yang lebih bermakna. Dari tanah suci Mekkah dan Madinah, semangat ini akan terus bergaung:
“Berdaya bersama, tumbuh bersama, dan melangkah dalam keberkahan.”