Pisang Sale Yang Membawa Manis Keluarga

Pisang Sale ; Semanis Rasa, Seindah Asa.

Meski waktu masih tengah hari, cuaca sudah mulai mendung, Bu Yayan terpaksa mengambil kemballi hasil pisang yang sudah disiangi panas matahari sejak pagi tadi. Jika cuaca sering mendung, Bu Yayan harus selalu mencari cara agar pisang bisa kering secara sempurna.

Bu Yayan, demikian warga sekitar kampung memanggil ibu yang sudah meminang satu cucu ini. Mulai bergabung dengan Koperasi Mitra Dhuafa sejak lima tahun yang lalu.

Ada kegiatan usaha baru yang Bu Yayan tekuni selama tiga tahun terakhir. Dari pinjaman umum selanjutnya, Bu Yayan memulai usaha produksi pisang sale, dalam usahanya, Bu Yayan dibantu langsung oleh suami tercinta, penuh tekun dan gigih untuk mengais rupiah. Alhasil Bu Yayan sangat merasakan nikmat dan suksess dari berkah berdagang pisang sale.

Dari usaha pisang sale ini Bu Yayan dan keluarga mampu memproduksi Pisang Sale sebanyak 1 ton selama dua minggu. Harga jual yang Bu yayan tawarkan 15000/ kg. Dengan kata lain Bu Yayan mampu meraup omset kurang lebih sebesar Rp. 15.000.000 per 2 minggu. Hal ini juga dijadikan kesempatan oleh sang suami Bapak Abdul jamal. Memulai berkebun pisang, ketika kami berkunjung dan berbincang, Pak Jamal menyampaikan 300 pohon pisang sudah tertanam di kebun milik Bu Yayan dan keluarga, dan tentunya siap menunggu untuk dipanen kemudian.

Dari hasil usaha pisang sale ini, Bu Yayan dan suami mampu membangun warung permanen meski masih dalam tahap penyelesaian dan belum bisa ditempati, Bu Yayan merasa bersyukur atas segala ikhtiar yang sudah dan sedang dilalui.

 

KOMIDA dan Bu Yayan ; Awal Kali Merintis

Dengan adanya bantuan pinjaman dari Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA)  Ibu Yayan memulai langkah  dengan berjualan cemilan goreng di depan rumah. Jajanan yang selalu digandrungi anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar. Setelah dirasa hasil dari berjualan cemilan goreng cukup menguntungkan.

Bu Yayan  meyakinkan untuk meningkatkan usaha dagang dengan berbagai kebutuhan sehari-hari dan melengkapi jajanan sehari-hari, hingga akhirnya memiliki warung kelontongan, meski hanya didepan teras dan etalase, suasana warung tetap hangat dan ramai pembeli.

Kehadiran KOMIDA bagi Bu Yayan sangat membantu untuk meningkatkan perekonomian dan  kesejahteraan keluarga, sebab dengan kemudahan akses pinjaman, keramahan dan ragam produk yang ditawarkan KOMIDA, menjadi alasan Bu Yayan juga ibu lainnya untuk tetap setia bergabung menjadi anggota KOMIDA.

Selama lima tahun bergabung dengan KOMIDA, banyak hal positif yang dirasakan, selain meningkatnya taraf kesejahteraan juga semakin mengalirnya ide untuk mengembangkan usaha lainnya, sebab ketika kumpulan berlangsung (minggon) selain melakukan aktifitas transaksi keuangan dengan Petugas, Bu yayan dan ibu-ibu lainnya selalu menyempatkan berbagi pengalaman tentang usaha yang dijalani, tidak sedikit juga menambah ide untuk membuka usaha baru.

Hingga saat ini Bu Yayan sudah menjangkau produk Pinjaman Umum dan Pinjaman Sanitasi. Dengan dua produk ini, telah banyak manfaat yang dirasa oleh Bu Yayan beserta keluarga.

Menurutnya, keberadaan KOMIDA sangat dirasa manfaatnya oleh seluruh perempuan pra sejahtera, termasuk salah satunya Bu Yayan, yang terus giat dan tekun memproduksi pisang sale hingga saat ini.

Awan siang itu kian mendung, kami bergegas pamit, dengan membawa bekal sebuah inspirasi sederhana, namun terolah dan berkah ikut kami rasakan. Segala tantangan dan ujian hanyalah sekedar bagian kecil dari ornamen kesukesan yang akan diraih oleh mereka yang selalu bersungguh gigih.



Leave a Reply